Tak Sungkan, Pemdes Babakansari Gratiskan BPJSTK untuk 60 Orang Marbot dan Guru Ngaji

CIANJUR, beritasepekan.online | Pembagian kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 60 orang warga secara cuma – cuma dari Pemdes Babakansari, bertempat di aula Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawabarat pada Jum’at Siang ( 28/5/2021 ) pukul 15.30 wib.

Ket: Kades Desa Babakansari memberikan kartu BPJSTK kepada guru ngaji secara simbolis.

Turut hadir pada saat pembagian kartu BPJSTK tersebut Anton Ketua Perisai BPJSTK Kabupaten Cianjur, pada saat diwawancara media online mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi secara kontinyu dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur. Bahkan menurutnya banyak Kecamatan sudah kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya Kecamatan Sukaluyu sembilan desa, Kecamatan Kadupandak, Kecamatan Cugenang ( dalam tahap sosialisasi ), Kecamatan Cilaku ada satu desa, Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Warungkondang.

“Dari beberapa desa yang bekerjasama salah satunya adalah Desa Babakansari, menurut penilaian dari tim saya Perisai BPJS Ketenagakerjaan peserta yang tergabung di gerai Pemdes Babakansari sudah kurang lebih 10% (sepuluh persen) , dan desa ini merupakan desa ketiga¬† di Kecamatan Sukaluyu yang masuk menjadi peserta, melalui gerai BPJS Ketenagakerjaan”, ungkap Anton.

Lanjut dia menyampaikan, Perkembangan peserta BPJS ketenagakerjaan desa babakansari cukup luar biasa, selain didukung oleh perangkat desa, juga masyarakatnya, bahkan sekarang sudah mencapai 427 ( empat ratus dua puluh tujuh ) peserta. Dari jumlah penduduk Desa Babakansari sebanyak 5.000 warga.

Anton menjelaskan bahwa pembagian Kartu BPJS ketenagakerjaan yang di bagikan, diantaranya untuk Guru Ngaji, Marbot Masjid, dan Imam Masjid yang ada dilingkungan Pemdes Babakansari dengan biaya pertama digratiskan.

“Untuk satu bulan yang kemarin yaitu April sampai dengan Mei gratis, dan meng cover dua program tapi untuk bulan Mei dan selanjutnya silahkan dibayar sendiri, karena bentuknya tabungan”,katanya.

Dia juga menjelaskan BPJSTK ini bersifat tabungan, sehingga mereka harus mau nabung sendiri dan silahkan diteruskan, namun kalau memang mereka mau putus dan tidak lagi menabung sebagaimana mestinya, maka secara otomatis akan terputus.

“Untuk pembayaran Guru Ngaji, Marbot Masjid, dan Imam Masjid di tanggulangi dulu oleh pihak pemdes, namun untuk tahap tabungan yang bulan keduanya harus bayar sendiri, kalau kami dari BPJS Ketenagakerjaan yang didaftarkan tentunya kami proses, terkait dengan anggaran itu silakan yang mengelola dari Desa, yang sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini,” ungkap dia.

Ditempat yang sama Kepala Desa Babakansari, Ade Suparman mengatakan Ini adalah salah satu program kerja sama antara pemerintah desa dan anggota DPRD kabupaten Cianjur bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya memberikan apresiasi kepada marbot masjid dan para guru ngaji yang ada di Desa Babakansari.

“Yang hadir pada hari ini bukan hanya marbot masjid, guru ngaji dan pengurus DKM Masjid saja, namun juga dari lembaga lain yaitu PKK, kader posyandu dan guru paud”, ujar ade kepada media.

Lebih lanjut Ade mengatakan, Jumlah keseluruhan yang diundang untuk saat ini sebanyak 60 orang, dari berbagai kalangan, namun demikian kami tidak membatasi bagi yang mendaftar kan diri sebagai peserta di gerai kami, serta akan menerima jika ada peserta dari desa yang lain untuk pendaftaran BPJS ketenagakerjaan di gerai kami Babakansari, tidak hanya warga masyarakat yang ada di desa kami saja.

” kita menerima pak, dari mana pun, bahkan dari luar kabupaten pun ketika mereka perlu untuk daftar di sini di Desa Babakansari kami akan menerima semua.”jelasnya.

Kami berharap kedepan, khusus yang di bagikan hari ini bahwa kami pemdes babakansari sudah memberikan apresiasi terhadap mereka, untuk itu agar mereka melanjutkan program ini sebab sangat bermanfaat bagi kehidupan kita maupun untuk keluarga.

Sementara itu Ustadz Maman Ketua DKM Nuruzzman Kampung Banyuresmi RT 03 RW 02, saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya kepada Pemdes Babakansari atas prakarsanya membuat program yang peduli terhadap para marbot maupun guru ngaji.

” Alhamdulillah insyalloh dilanjutkan, apa lagi kalau semua biaya ditanggung oleh pemerintah dalam hal adalah desa, karena kan ada uang DD,” ungkap Maman penuh harap. ( Dede R ).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *