Seorang Wanita Depresi Ditemukan Warga Sukaratu, Akan Mendapatkan Perawatan Yayasan Rumah Melineal Peduli ( RPM ) Bojongpicung

CIANJUR, beritasepekan.online | Seorang wanita yang diduga depresi ditemukan Pendi ( 58 ) warga Kp. Mekarmulya, RT 01 RW 05 Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawabarat pada malam Jum’at di Jalan Desa Sukaratu pukul 10.00 Malam. Jum’at Siang ( 21/5/2021 )

Istiqomah, wanita yang diduga mengalami depresi ( Jum’at, 21/5/2021 )

Berawal dari informasi adanya orang gangguan jiwa, di jalan Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung pada jum’at malam berjenis kelamin perempuan, yang dikerumuni banyak orang.

Menurut Pendi, pada saat ditemukan wanita tersebut linglung dan tidak mengetahui jalan pulang, sehingga dirinya berinisiatif memberikan pertolongan untuk membawa wanita yang di duga depresi tersebut ke rumahnya yang ada di Kampung Mekarmulya.

Kemudian, lanjut Pendi setelah di bawa kerumahnya dan ditanya wanita tersebut bernama istiqomah ( 35 ) warga Cikamurang, dan dia juga mengaku orang Majalengka.

“Dia kelihatannya linglung dan depresi dia bukan gila dan ketika ditanya tidak jelas jawabannya, selalu berubah – ubah, dia menjawab orang cikamurang, dari tol cipali bahkan mengaku orang Majalengka”, kata Pendi.

Sementara itu Istiqomah saat di tanya menerangkan sampai ke Cianjur, mencari kakanya ( dia tidak menyebutkan nama kakanya tersebut) Istiqomah mengaku pernah punya seorang suami yang berasal dari suku sunda, namun sekarang pisah ranjang sudah lima bulan”, ungkap Istiqomah dengan sedikit linglung ketika memberikan penjelasannya kepada awak media.

Hasil pantauan media, Istiqomah selalu memberikan jawaban yang berubah – ubah, bahkan sambil tertawa cekikikan serta terkadang diam tidak bicara sesikitpun. Dia juga mengungkapkan bisa sampai ke cianjur dari majalengka naik bis dan angkot sehingga bertemu dengan Pendi.

Namun lebih lanjut, sambung Pendi menjelaskan, ketika malam di bawa kerumahnya dan dikerumuni banyak orang, dia ( Istiqomah ) mengatakan bahwa dirinya bukan orang gila, kenapa harus di ke rumuni banyak orang, hanya pakaian saya yang seperti ini”, ungkap Pendi saat menirukan omongan Istiqomah.

“bahwa istiqomah punya anak dua, dan saat ini kedua anaknya di rawat oleh mantan suaminya, dia akan berangkat ke Caringin bandung dari majalengka pasalnya masih ada saudara di sekitar caringin bandung, katanya. Dalam meberikan penjelasan terlihat bahwa istiqomah sangat tertekan dan depresi, karena dalam memberikan jawaban selalu berubah”, jelasnya.

Menurutnya, Istiqomah setelah diperiksa tidak membawa identitas dirinya, baik KTP maupun jenis identitas lainnya, yang menerangkan asal muasal dirinya.

Ketika Pendi ditanya alasannya mau merawat orang tersebut, dia mengatakan kasihan dan prihatin terhadap kodisi fisiknya yang lusuh dan kelihatan tidak terawat.

Pendi, yang dibantu oleh warga lainnya berinisiatif menghubungi Yayasan Rumah Milenial Peduli ( RPM ) Endan Rahmat Sapari, melalui sambungan telpon meminta bantuan agar Istiqomah mendapatkan perawatan baik fisik maupun mentalnya.

“Insyaallah kami siap membantu, hari Minggu bisa di bawa ke panti, ini tanggung jawab kita bersama sebagai makhluk sosial kita harus saling tolong menolong”, ungkap Endan, lewat sambungan telpon saat dihubungi warga.( De )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *