Dugaan Pemangkasan DD Tahap III, di Desa Sindangkerta Mencuat

INDRAMAYU, BS – Proyek TPT yang menggunakan anggaran dari DD tahap III tahun 2020 yang baru dikerjakan bulan Pebruari 2021, diduga pembangunan tersebut asal asalan.

Pembangunan TPT diketahui berlokasi diblok risok Desa Sindangkerta Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa barat menelan biaya kisaran Rp 85 juta dengan volume panjang TPT 166 meter volume tinggi 80 cm.

Proyek tersebut ditangani oleh mantan kuwu Desa Sindangkerta ( K ) dan juga orang kepercayaanya yaitu berinisial (AS) bahkan dilokasi proyek tersebut tidak ditemukanya papan informasi.

Saat menemui narasumber masyarakat Desa Sindangkerta dilokasi proyek, salah satu warga ( JI ) mengatakan, pembangunan TPT tersebut dengan jumlah Volume panjangnya 166 meter dan tinggi 80 cm saya cuma borong untuk tenaga kerjanya saja sebesar Rp 14 juta, katanya, Jum’at ( 19/2/2021)

Ditempat terpisah sekretaris desa Desa Sindangkerta mengungkapkan, “Benar pak proyek TPT tersebut lambat pekerjaannya karena masih tutupnya perbankan jadi pembangunan proyek tersendat karena covid 19.

“jadi mulai pencairan bulan ini dan langsung dikerjakan, tapi yang mengelola masih kuwu lama yang sudah habis masa jabatannya, dan dikerjakan oleh (AS) yang bukan kapasitasnya sebagai Tim Pelaksana Kerja (TPK) dia masyarakat biasa, yang perlu ditanyakan kok bisa ya, mantan kuwu mengelola dan mengerjakannya,”ungkap sekdes Desa Sindangkerta.

Ia menambahkan, saya pikir yang mengelola anggaran DD untuk pisik TPT Pemdes atau perangkat desa yang masih aktif, tapi saya heran kok kenapa mantan Kuwu sudah memotong dulu anggaran DD tersebut sekitar 40% sedangkan untuk pembangunan tersisa 60% belum yang lainnya, nanti gimana proyek tersebut dengan kualitasnya kalau anggaran sudah dipotong dulu gede lagi potongannya,”Pungkasnya.( Junedi) R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *