Walaupun Musim Hujan, Petani Diindramayu Sibuk Panen Padi

INDRAMAYU, BS –  Bertepatan dengan musim hujan, petani yang ada di kabupaten Indramayu justru panen padi, para petani berbondong – bondong menuju area pesawahan untuk memanen padinya. Petani mulai melakukan aktivitas nya dari pukul 05.30 Wib, sudah stanby diarea pesawahan.

Dengan membawa alat alat untuk memanen  padi, seperti sabit dan alas dari karung, selain menggunakan alat yang lebih moderen, sehingga petani sekarang lebih ringan pada saat musim panen tiba.

Hal tersebut diperkuat oleh Ujar, saat wawancara dilokasi pesawahan oleh media online beritasepekan.online, Rabu(27/1/2021).

Menurutnya,  alhamdulillah panen padi di wilayah Desa Panyindangan Kulon Blok Gandok Kecamatqn Sindang Kabupaten Indramayu, untuk kali ini cukup baik

“Hasil panenya lumayan bagus ujarnya dan harga jual juga lumayan masih diatas rata rata Rp 500 000,- per kwintal, harga padi yang sudah kering dan siap digiling,” ujarnya.

Lanjut Ujar menyampaikan bahwa harga padi yang sudah kering berbeda dengan harga padi yang masih basah atau padi yang baru dipanen, jika harga padi kering sebesar RP. 500.000,- per kwintalnya, maka harga untuk padi yang masih basah itu sebesar Rp. 3700/.000,- perkwintalnya.

“Harga segitu memakan proses cukup panjang, bayangkan terkadang kalau habis panen tidak bisa di jemur, apa lagi dimusim Penghujan seperti sekarang, karena proses penjemuran memakan waktu 3 ( tiga ) hari bahkan bisa sampai 4 ( empat ) hari, tapi kalau tidak musim hujan biasanya 2 ( dua ) hari,”pungkasnya.( Sugani )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *