Harga Wortel Menurun, Petani dan Tengkulak Berharap Agar Harga Segera Stabil

CIANJUR, BS – Harga komoditi sayuran akhir – akhir ini mengalami penurunan yang cukup drastis dialami oleh para petani sayuran. Salah satu jenis sayuran yang mengalami penurunan harga  sejak dua Minggu terakhir ini antara lain Wortel.

Afandi (27), warga Kampung Pasiripis RT  04 RW 01, Desa Sukamulya, Cugenang, Cianjur, Jawabarat, mengeluhkan anjloknya harga Wortel dipasar, yang berdampak  terhadap pembelian tengkulak terhadap para petani.

Menurutnya, harga Wortel sejak satu setengah bulan yang lalu, dan sampai sekarang belum juga satabil, ini tentu sangat merugikan petani kecil seperti kami, ungkapnya saat ditemui media online beritasepekan.online dirmuahnya.

Dikatakan Afandi bahwa harga Wortel sekarang hanya Rp. 2.000 – 2.500,- /Kg dari petani yang dibeli oleh tengkulak, dan hal itu tentu saja tidak seimbang dengan biaya yang dikeluarkan, karena sebelumnya mencapai Rp. 4.000,-/kg. Jum’at pagi(15/1/2021) pukul 8.45 wib

“Saya sebagai petani kecil ditambah bertani dengan sewa lahan orang, tentunya sangat rugi, soalnya harga sebelumnya mencapai Rp. 4.000,-/Kg , tapi sekarang hanya Rp. 2.000,-/kg,” keluhnya.

Saya berharap kepada pemerintah agar harga segera distabilkan, karena yang sangat terdampak itu seperti saya ini, sebagai petani kecil, lanjutnya.

Senada yang dikatakan Afandi, salah satu tengkulak yang berhasil ditemui, Idang (27) Warga Kampung Pasiripis RT 01 RW 01, masih satu desa dengan Afandi, membenarkan bahwa harga komoditi sayuran untuk saat ini memang ada penurunan, terutama dari jenis wortel.

Idang mengatakan bahwa harga yang dibeli dari petani sebesar Rp. 2.000,-/kg sampai 2.700,-/kg, mengalami penurunan dari harga sebelumnya Rp. 4.000,-/kg bahkan tembus di harga Rp. 4.500,-/kg.

“Sudah satu Minggu belakangan ini mengalami penurunan yang sangat tajam, walaupun sebelumnya juga sudah turun, namun sekarang lebih murah lagi, saya tentunya membeli dari petani juga disesuaikan dengan harga pasar,”ungkapnya.

Masih kata  Idang, harga jual dipasar sekarang hanya Rp. 3.000,-/kg sampai 3.500,-/kg disesuaikan dengan kualitas barang.

“Harga sesuai dengan kualitas barang yang kita bawa, jadi tidak mutlak harga segitu, yang mengalami penurunan bukan hanya jenis sayuran wortel saja tapi juga jenis lainnya, seperti bawang daun, tomat, kol, sawi dan yang lainnya,” ungkap Idang.

Tentunya saya berharap kepada pemerintah, lanjut Idang, agar memperhatikan petani kecil, akibat harga anjlok maka yang langsung terdampak yaitu petani dan tengkulak seperti saya ini. Soalnya langsung bersentuhan dengan mereka, yang tau betul kebutuhan para petani, mulai dari bibit, pupuk, dan kebutuhan keluarganya.

“Mungkin ini juga dampak dari adanya penyakit yang berkepanjangan seperti Covid-19,”pungkasnya.(Rustandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *