Tak Menjadi Penghalang Karena Pandemi, SDN Karangsari Belajar Secara Daring dan Luring

CIANJUR, BS – Kepala sekolah SDN Karangsari, yang berada di desa Cihea, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, tetap semangat dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan di sekolah tersebut, dan tidak menyurutkan langkahnya untuk tetap mendidik siswa dan siswi agar bisa meraih perestasi.

Kegiatan pembelajaran tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah baik pusat maupun daerah, Itu disampaikan Dadah Kusmiati, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Karangsari, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis ( 24/12/2020, 08:44.02 pagi.

Kusmiati menjelaskan, pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19 dilaksanakan secara daring maupun luring, mengikuti anjuran pemerintah dan kementrian pendidikan.

“Anak dikasih tugas dirumah, juga dikunjungi oleh gurunya kalau yang susah dihubungi atau tidak mempunyai media elektronik sejenis handphone, maka gurunya yang datang ke rumah,” ungkapnya.

Namun banyak kendala yang dialami oleh guru, lanjutnya, karena kondisi alam dan lingkungan pegunungan sehingga sinyal handphone sebagai alat utama untuk pembelajaran jarak jauh luring terganggu.

“Guru harus jalan lewat sawah, ada yang terpencil, hal itu menyebabkan pembelajaran sangat terganggu, sehingga guru menyempatkan diri menengoknya ke rumah masing – masing siswa dan memberikan pembelajaran secara tatap muka,”ujarnya.

Disinggung prestasi apa saja yang diraih oleh sekolah yang dipimpinnya disaat pandemi, ia menjelaskan bahwa tahun 2020 mendapatkan juara umum di bidang lomba Pendidikan Agama Islam ( PAI ) mulai dari MHQ, MTQ sampai kejuaraan dibidang olah raga dan POCIL.

“Alhamdulillah semua ada hikmahnya, disaat situasi Pandemi akibat Covid-19 kami sekolah SDN Karangsari, tetap memiliki perestasi walaupun tidak begitu maksimal,” kata Kusmiati.

Lanjut ia juga mengatakan, agar orang tua siswa, dapat kerjasama yang lebih baik lagi antara guru dan orang tua, supaya kemajuan dalam pembelajaran anak itu terpantau dengan baik.

“kami pihak sekolah tentunya berharap agar orang tua juga ikut aktif membimbing anaknya, secara bersama sama dengan guru agar perkembangan prestasi, maupun kemampuan akademik siswa ( anaknya ) dapat dilihat secara langsung, ” harapnya. ( Dede )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *